Sekilas Thin Client


Penggunaan PC saat ini mulai ditinggalkan dengan adanya solusi hemat Thin Client. Seberapa hebat teknologi tersebut?
Thin Client /Net Client/ PC Station adalah sebuah jenis infrastruktur dalam dunia teknologi informasi yang menggunakan sistem de-ngan jaringan terpusat pada sebuah server dan client/workstation/desktop mengerjakan proses komputasi dari server tersebut. Konsep yang dihadirkan secara kasar mirip dengan teknologi mainframe yang menggunakan terminal ASCII/ANSI.

Kelebihan / Keuntungan Sistem Thin Client, Net Client atau PC Station :
• Minim Biaya Perawatan, karena yang membutuhkan perawatan hanya PC Servernya saja.
• Harga Lebih Murah, jika dibandingkan dengan harga sebuah PC biasa.
• Hemat Listrik, karena hanya membutuhkan daya 5 watt / PC Client.
• Biaya Up-Grade lebih murah, karena yang di Up-Grade cukup PC Servernya saja.
• Tidak Berisik, karena tidak terdapat fan / bagian yang bergerak lainnya.
• Hemat Tempat, dapat ditempelkan di belakang LCD / ditempatkan disamping Monitor.
• Mudah mengontrol penyimpanan data di semua PC Client, karena semua penyimpanan data Client terletak di satu Harddisk.
• Kerusakan Hardware / Software akibat Power Loss / gangguan listrik dapat di minimalisir, karena PC Client lebih tahan terhadap kerusakan akibat gangguan listrik.
• Client tidak dapat melakukan proses Instalasi Program, sehingga dapat menghindari Program-program yang tidak berguna terinstal di PC Client.
• Tidak Mudah Terinfeksi Virus, karena virus tidak dapat mengakses System.
• Sangat Ringan dan mudah di pindah-pindah.

Adapun Kekurangan dari Sistem Thin Client, Net Client atau PC Station :

• Tidak Mendukung Game 3 Dimensi / Game Online Lainnya / Aplikasi yang butuh Grafis tinggi.
• Butuh PC Server dengan spek yang tinggi. Makin banyak PC Client yang terhubung, maka makin tinggi spek yang dibutuhkan oleh PC Server
• Jika terjadi kerusakan pada PC Server, maka semua PC Client tidak dapat berfungsi.

Jadi bisa kita tinjau diatas, dari kelebihan dan kekurangan Sistem Thin Client, Net Client atau PC Station, maka Sistem tersebut sangat cocok digunakan pada :
• Lab. Komputer
• Lab. Bahasa
• Perpustakaan Digital
• Warnet (Tanpa Game Online)
• Kantor-kantor Pemerintahan maupun Swasta, dsb.

Thin client memiliki karakter yang bertolak belakang dengan tekonologi Fat Client yang masih banyak digunakan saat ini. Teknologi fat client dirancang untuk memenuhi kebutuhan komputasi dari sumber daya sendiri.
Skema cara kerja thin client dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Diolah dari berbagai sumber.

5 thoughts on “Sekilas Thin Client

  1. Pingback: Cara Instalasi Thin Client / NComputing « Time Of My Life

  2. Pingback: Thin Client « kusniatirofiah

  3. Terima kasih , informasi nya sangat berguna…
    Jika server nya menggunakan Linux open suse samba, dan client nya pakai windows xp. Cara nya bagaimana ya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s