Anonimitas di Internet

internet_anonymityPertumbuhan internet memicu penggunaan anonimitas dan nama samaran dalam komunikasi elektronik. Di dunia nyata, identitas berada dalam tataran dimana seorang individu dikenali berdasarkan identitas tersebut serta individu tersebut bertanggungjawab atas tindakannya; di dunia maya identitas semata hanyalah user-ID.
Salah satu aktivitas berinternet yang paling digandrungi sekarang adalah social media.

Apa itu anonimitas? Anonimitas adalah tidak ber-identitas. Anonimitas di Internet seperti menggunakan identitas lain di internet. Internet dan social media tidak hanya menyediakan lingkungan yang jauh kurang disiplin dari dunia nyata, tapi juga mengijinkan anonimity atau orang dengan identitas berbeda.
Continue reading

Rangkuman Riset Metodologi

riset metodologiBerdasarkan jenis data dan cara pengolahannya, secara umum, penelitian dapat dibedakan atas penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif.

Dalam penelitian kuantitatif, penelitian berangkat dari teori menuju data, dan berakhir pada penerimaan atau penolakan terhadap teori yang digunakan.
Sedangkan dalam penelitian kualitatif peneliti bertolak dari data, memanfaatkan teori yang ada sebagai bahan penjelas, dan berakhir dengan suatu “teori”.

Hipotesis atau hipotesa adalah jawaban sementara terhadap masalah yang masih bersifat praduga karena masih harus dibuktikan kebenarannya.
Continue reading

Jenis Komputer Berdasarkan Prosesor

super computerBerdasarkan prosesornya, komputer digolongkan ke dalam empat bagian, yaitu Supercomputer, Mainframe, Minicomputer, dan Microcomputer.

Microcomputer adalah sebuah kelas komputer yang menggunakan mikroprosesor sebagai CPU utamanya. Komputer mikro juga dikenal sebagai Personal Computer (PC), Home Computer, atau Small-business Computer. Komputer mikro yang diletakkan di atas meja kerja dinamakan dengan desktop, sedangkan yang dapat dijinjing (portabel) dinamakan dengan Laptop. Ketika komputer mikro pertama kali muncul ke pasaran, komputer jenis ini dianggap sebagai perangkat yang hanya digunakan oleh satu orang saja, yang mampu menangani informasi yang berukuran 4-bit, 8-bit, atau 16-bit (dibandingkan dengan minicomputer atau mainframe yang mampu menangani informasi lebih dari 32-bit) pada satu waktunya.
Continue reading

Sekilas BCP dan DRP

BCP (Business Continuity Plan) adalah rencana bisnis yang berkesinambungan, sedangkan DRP (Disaster Recovery Plan) adalah rencana pemulihan dari kemungkinan kerusakan-kerusakan yang terjadi. Aspek yang terkandung di dalam suatu rencana bisnis yang berkesinambungan yaitu rencana pemulihan dari kemungkinan kerusakan-kerusakan yang terjadi. Dengan kata lain, DRP terkandung di dalam BCP.

Rencana untuk pemulihan dari kerusakan, baik yang disebabkan oleh alam maupun manusia, tidak hanya berdampak pada kemampuan proses komputer suatu perusahaan, tetapi juga akan berdampak pada operasi bisnis perusahaan tersebut. Kerusakan-kerusakan tersebut dapat mematikan seluruh sistem operasi. Semakin lama operasi sebuah perusahaan mati, maka akan semakin sulit untuk membangun kembali bisnis dari perusahaan tersebut.

Konsep dasar pemulihan dari kemungkinan kerusakan-kerusakan yang terjadi yaitu harus dapat diterapkan pada semua perusahaan, baik perusahaan kecil maupun perusahaan besar. Hal ini tergantung dari ukuran atau jenis prosesnya, baik yang menggunakan proses manual, proses dengan menggunakan komputer, atau kombinasi dari keduanya.
Continue reading

Sejarah Singkat Kriptografi

Kriptografi memiliki sejarah yang sangat panjang. Sejak jaman Romawi, Julius Caesar telah menggunakan teknik kriptografi yang sekarang dianggap kuno dan sangat mudah dibobol untuk keperluan militernya. Metode yang digunakan oleh Julius Caesar ini sering dianggap awal dari kriptografi.

Informasi lengkap mengenai sejarah kriptografi dapat ditemukan di dalam buku David Kahn yang berjudul The Codebreakers. Buku yang tebalnya 1000 halaman ini menulis secara rinci sejarah kriptografi mulai dari penggunaan kriptografi oleh bangsa Mesir 4000 tahun yang lalu (berupa hieroglyph yang tidak standard pada piramid) hingga penggunaan kriptografi pada abad ke-20. Continue reading

Langkah – Langkah Riset TI

Beberapa langkah/step sebagai pedoman di dalam menjalankan riset:
1. Merumuskan persoalan dengan jelas
2. Menentukan sumber informasi
3. Menentukan metode pengumpulan data dan cara memperoleh informasi
4. Pelaksanaan Riset
5. Pengolahan Data
6. Analisa Data
7. Menyusun Laporan

3 hal pokok teratas di antaranya :

1. Merumuskan Persoalan dengan Jelas
– Peneliti mengetahui masalahnya, mengidentifikasi penyebab masalah (the roots of problem)
– Mendapatkan informasi dari tangan pertama dengan jalan menanyakan kepada orang yang kompeten
– Mempelajari semua informasi dengan membaca literatur (buku, majalah, publikasi2 lainnya, dll, Continue reading